Wednesday, March 28, 2007

sms dari sahabat LIA

Dunia memang tidak mendatangkan kebahagiaan, tapi hanya secuil dibanding sesuatu yang ada dalam sangkaan.Ia Tak berharga walaupun telah membungkusmu.Karena keindahan yang didapat adalah keindahan semu.Setelah itu ia akan melemparmu kedalam kubangan air yang hanya mendatangkan jemu.

Hari ini dunia bisa membuatmu terbahak, esok ia akan membuatmu menangis hingga serak berdahak.

Sebanyak apa dunia yang kau harapkan , tidaklah cukup apa yang saat ini kau dapatkan.

Ingatlah ...Mata bila dibalut cinta ilahi, akan melihat keindahan yang tak terlukiskan.

Monday, March 12, 2007

MOTIVASI DARI SAHABAT DI SINGAPORE

Menghidupkan Malam

Disalin dari buku: Beginilah Akhlaq Salaf
Penulis: Ahmad fariq
Penerbit: Pustaka Barokah

Point ke 20: Diantara akhlaq mereka radhiallahu'anhum adalah kedisiplinan mereka dalam menghidupkan malam baik di musim panas maupun dingin.

Sabda Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam: "Hendaknya kalian menghidupkan malam karena ini merupakan kebiasaan orang2 salih sebelum kalian, sebagai upaya mendekatkan diri kepada Rabb kalian, juga sebagai penghapus kesalahan, mencagah dari perbuatan dosa, juga untuk mengusir penyakit dari badan." (HR. At Tirmidzi)

Abdullah Ibn Mas'ud mengerjakan sholat ketika banyak pasang mata sedang terlelap. Kemudian terdengarlah dengungan seperti dengungan lebah sampai pagi.

Abdul Aziz bin Abi Dawud bebaring di atas dipan seraya berkata, "Alangkah empuknya kamu, tetapi dipan surga jauh lebih empuk darimu." Ia lalu berdiri untuk mengerjakan sholat dan masih terus shalat hingga fajar menyingsing.

Adalah Nabi Sholallahu'alaihi wa sallam sholat hingga kedua telapak kaki dan betisnya bengkak. Dikatakan kepada beliau, "Mengapa Anda mengerjakan yang demikian? Bukankah dosa Anda yang telah lalu maupun yang akan datang telah diampuni?" Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Aku hanya ingin menjadi hamba yang bersyukur." (HR. BUkhori, Tirmidzi, dan Nasa'i)

***reminder untuk diri sendiri...masak bangun malam cuma untuk ganti popok anak? padahal hanya selangkah menuju kamar mandi, lalu wudhu. Dinginnya malam, empuknya kasur...ayoo dilawan rasa malasnya!!!

Allahumma inni a'udzubika (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu)
minal hammi wal khazani (dari susah dan sedih)
wa a'udzubika minal 'ajzi wal kasali (lemah dan malas)
wa a'udzubika minal jubni wal bukhli (pengecut dan bakhil)
wa a'udzubika min ghalabatid daini wa qahrirrijaal (lilitan hutang dan penindasan)

Labels: Hadist, Nasihat


posted by Ummu Khansa

SESAL

Penyesalan, kesedihan, duhai… jiwa yang terdampar
Di pulau asing dan terjerumus di jurang kelalaian, kemalasan

Berdiri dan tataplah langit
Tengoklah ke sebelah kanan dan kirimu
Apakah yang belum engkau raih

Bukankah selama ini engkau telah mengenyam berjuta-juta nikmat
Oksigen gratis
Cahaya dan panas matahari cuma-cuma
Air yang terus memancar dari dalam perut bumi
Tanpa perlu kau tukar dengan uang sepeserpun juga

Duduklah dan renungkan
Apa yang selama ini kamu lakukan
Beramal dengan ikhlas ataukah hanya sekedar mencari pujian
Pujian dari manusia dan ketenaran di tengah-tengah mereka

Apakah engkau pernah menghitung
Berapa kali engkau terjatuh dalam maksiat
Secara sadar maupun yang kau anggap perkara
Yang biasa dan sepele, toh banyak orang
Yang juga melakukannya

Maha suci Allah !!!
Al Qur'an ada di atas mejamu
Buku-buku agama bertumpuk di sekelilingmu
Alunan suara para qari' senantiasa terdengar di kanan dan kirimu

Masihkah engkau tak bergeming
Dengan noda-noda hitam di dalam lubuk hatimu
Ranjau-ranjau maksiat itu akan segera membinasakanmu
Sadarilah, apa lagi yang kau tunggu

Apakah kau menunggu malaikat maut
Menjemput dan memaksamu

Saudaraku, singsingkan lengan bajumu
Tataplah masa depan
Berharaplah kepada kemurahan Ar Rahman
Marilah kita kembali tunduk kepada-Nya
Mumpung pintu taubat masih terbuka dan memanggil-manggil
Kita yang penuh salah dan dosa

Rasulullah saja, makhluk termulia
Dalam sehari bertistighfar 100 kali kepada-Nya
Lalu siapakah kita
Apabila dibandingkan dengan seorang manusia
Paling mulia di atas jagad raya
Seperti beliau shallallahu 'alaihi wa sallam

Akankah taubat itu kita tunda-tunda
Jangan,
sebab semakin kau tunda
Maka penyesalan itu akan berubah menjadi bencana
Siksaan berlipat ganda di dalam neraka
Sampai si durhaka berkata
Duhai, seandainya aku dulu hanya
menjadi sebongkah tanah saja

HIKMAH HIDUP 3

Enam Hal Kerusakan Hati dan Penderitaan

Dari Hasan Bashri r.a. berkata :
Sesungguhnya kerusakan hati itu desebabkan oleh enam
hal :

1. Melakukan perbuatan dosa seraya berharap agar taubatnya diterima.
2. Mempelajari ilmu dan tal mengamalkannya.
3. Jika beramal tak ada keikhlasan
4. Memakan rizki dari Allah tanpa bersyukur kepadaNya
5. Tidak ridha kepada apa yang telah diberikan Allah padanya
6. Menguburkan jenazah tanpa mengambil I’tibar padanya

Dan beliau pernah pula berpesan :
Barang siapa memilih dunia lebih dari akhirat, dia
akan menderita enam penderitaan dari Allah, tiga di
dunia dan tiga di akhirat :

1. Bergelimang dengan cita-cita tanpa akhir
2. Selalu menumpuk materi tanpa merasa cukup
3. Dicabut darinya rasa kemanisan dalam
4. beribadat

Adapun tiga penderitaan di akhirat itu :
1. Kebebingungan pada hari kiamat
2. Perhitungan berat (yang dihadapinya)
3. Kerugian yang berkepanjangan

(A.b : Drs Dahlan Basri. Al isti’dad li Yaum
alMa’adalah)

HIKMAH HIDUP 2

Penghuni Surga Terakhir

Diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud. Rasul pernah bersabda,
:Aku mengetahui orang yang paling akhir keluar dari
neraka dan yang paling akhir masuk surga.Dia keluar
dari api neraka sambil merangkak
Allah swt berkata : Pergi dan masuklah ke dalam
surga.
Oerang itu merangkak mendekati surga. Terbayang
olehnya tentulah surga itu telah penuh.
Maka ia kembali seraya berkata, Ya Tuhan, aku dapati
surga penuh sesak.

Allah mengulangi titahNya, Pergi dan masuklah kedalam
surga. Orang itu sekali lagi mendekati surga. Sekali
lagi pula terbayang padanya, mestilah surga itu telah
penuh sesak. Ia sekali lagi berkata, Ya Tuhan, aku
dapati surga penuh sesak.
Kemudian Allah swt bertitah, Pergi dan masuklah ke
dalam surga dan bagianmu seluas sepuluh kali bumi.
Mendengar titah Allah tersebut, orang itu berkata, Ya
Tuhan, apakah engkau mengejek dan menertawakan aku,
sedang Engkau adalah Maha Raja.

Aku melihat Rasulullah saw kemudian tertawa sehingga
terlihat gigi geraham beliau, sambil berkata, Itu
adalah kedudukan yang paling rendah bagi penghuni
surga. (Muttafaqun ‘alaih)

(Nasy’at Al Masri)

HIKMAH HIDUP 1

Nilai Hidup

Kehidupan manusiawi, adalah satu kehidupan yang
mempunyai nilai khas. Nilai hidup manusia itu
berderajat-derajatdan bertingkat-tingkat, sesuai
dengan besar kecil manfaat hidup itu.

Ada yang berpendapat bahwa hidup itu sekedar nafas dan
gerak.
Ada yang berkata hidup untuk makan Struggle for
live, berjuang untuk hidup. Adapula yang berpikir
botanis, hidup adalah untuk mengembangkan jenis.

Tapi penilaian penyair-penyair lain pula:
“Hidup bukanlah sekedar nafas turun naik, tapi hidup
adalah ilmu dan amal.
Ada juga yang mengatakan :
Bila hidup seseorang kosong dari ilmu dan amal
Takbirkanlah ia empat kali, karena sesungguhnya ia
telah mati.

Penyair lain berkata :
Hiduplah anda sebagai mujahid
Karena hidup itu adalah aqidah dan jihad

Khairil Anwar berkata :
Sekali berarti sudah itu mati

Nilai hidup yang tinggi terletak pada amal, juang,
jasa, dan bakti.
Bila berangkat ke alam baka tanpa jasa
Dan mati tanpa bakti
Hidup ini tiada arti.
Karena itu berilah nilai hidup ini
Hiasi ia dengan jihad dan bakti
Anda akan hidup sepanjang zaman
Sebab manusia dapat menikamti jasa yang anda
tinggalkan

(Abu Asyfairi)